Saturday, October 27, 2018

Tips Membuat Installer Windows di Flashdisk

Pemasang Windows memang sesuatu yang sering kita lupakan. Oleh karena itu, banyak yang menyarankan untuk menyimpan installer Windows pada CD saja. Jadi, bagaimana jika laptop yang akan dipasang tidak memiliki CD ROM?

 Ini adalah pentingnya memiliki penginstal Windows pada flash drive atau flash drive. Meskipun proses instalasi masih dapat dilakukan melalui DVD ROM eksternal, menggunakan flashdisk akan jauh lebih mudah.

Untuk memasukkan installer Windows pada flashdisk, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Hal-hal ini termasuk memodifikasi flashdisk terlebih dahulu sebelum melakukan proses copy paste.

Ini dilakukan agar nantinya flashdisk dapat dimuat melalui BIOS untuk proses instalasi yang tidak masuk Windows terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Unduh dan instal perangkat lunak Power ISO. Perangkat lunak ini memiliki peran untuk membuat flashdisk menjadi drive yang dapat di-boot atau drive yang dapat dimuat dalam proses boot.
  2. Buka perangkat lunak dan pilih menu Tools-Create Bootable USB Drive
  3. Setelah itu, sebuah jendela baru akan muncul untuk memproses drive usb yang dapat di-boot. Pilih tab Cari File Gambar dan cari tempat pemasang Windows ditempatkan di direktori laptop Anda. Kemudian klik buka.
  4. Pada tab USB Tujuan, pilih drive USB yang ingin Anda buat sebagai USB yang dapat di-boot. Dengan kata lain, pilih flashdisk yang sudah Anda pasang.
  5. Klik mulai dan proses akan segera dimulai.
  6. Tunggu proses berjalan dengan benar. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 10 menit.
  7. Jika sudah selesai, klik OK dan tutup.
  8. Saat ini, flashdisk dapat digunakan sebagai drive USB yang dapat di-boot untuk instalasi Windows.
Cara Memasang Windows dengan Bootable USB

Sementara itu, untuk dapat mengakses USB yang dapat di-boot ketika proses booting berjalan, maka Anda hanya perlu mengambil beberapa langkah:
  1. Nyalakan laptop seperti biasa.
  2. Saat memasuki boot (sebelum logo Windows muncul), tekan tombol DEL atau F10 (mungkin berbeda, tergantung pada jenis merek laptop Anda).
  3. Anda akan masuk ke BIOS.
  4. Setelah masuk, cari menu BOOT dan catat opsi "Urutan prioritas booting".
  5. Opsi akan memuat daftar drive prioritas yang akan digunakan sebagai media boot. Dalam pengaturan default, daftar pertama adalah hard disk. Pindahkan urutan USB ke nomor 1. Dengan begitu, Anda dapat melakukan booting melalui USB dan menginstal Windows.
Harap dicatat bahwa flash drive hanya boleh memuat Windows, tanpa file apa pun. Selain itu, penginstal Windows juga tidak boleh ditempatkan di folder karena proses booting kemungkinan besar akan terhambat jika installer Windows dimasukkan ke dalam folder pada flashdisk. Semoga berhasil.

Catatan:
Setelah proses instalasi Windows selesai, Anda harus segera mengeluarkan flashdisk saat memulai ulang. Karena, jika flash drive masih diinstal, pasti akan terjadi perulangan atau mengulangi proses instalasi Windows secara terus menerus.

Itulah pembahasan tentang Tips Membuat Installer Windows di Flashdisk. 

Semoga bermanfaat

Search This Blog

Cash Register vs POS System: Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis Retail Anda?

Meskipun dalam skala menengah, tetapi bisnis retail memiliki jumlah transaksi yang tak sedikit dalam setiap harinya, bahkan dapat mencapa...