Wednesday, December 5, 2018

Cash Register vs POS System: Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis Retail Anda?


Meskipun dalam skala menengah, tetapi bisnis retail memiliki jumlah transaksi yang tak sedikit dalam setiap harinya, bahkan dapat mencapai ribuan. Untuk menghandle atau mengatasi jumlah transaksi yang cukup banyak tersebut, anda sebagai seorang pengusaha harus memiliki sistem pengelolaan yang baik dengan memadukan software dan hardware untuk menjaga kelancaran bisnis.

Sebagai seorang pebisnis, apakah anda tahu jantung dari sebuah bisnis retail? Jawabannya adalah pembelian, pembayaran secara cash, dan sistem point of sale (POS). meskipun banyak pebisnis yang menggunakan ketiga kunci utama tersebut dalam satu waktu, tetapi hal-hal tersebut bukanlah satu kesatuan dan tidak memiliki kesamaan satu sama lain.

Dalam kenyataannya, terdapat banyak perbedaan pada dampak yang akan diterima pada perusahaan anda. Maka dari itu, kami akan mengajak anda untuk mengulas lebih dalam mengenai pembelian, pembayaran secara cash, dan sistemPoint of sale (POS). Setelah itu, anda dapat menentukan pilihan mana yang palinh tepat untuk diterapkan dalam bisnis anda.

Apa itu Cash Register?

Cash register biasanya diartikan sebagai mesin kasir yang biasanya digunakan sebagai tempat penyimpanan uang tunai dari hasil transaksi, mengindikasikan jumlah dari masing-masing penjualan, dan mencetak nota penjualan.

Sebuah mesin cash register mencatat seluruh transaksi yang terjadi di toko anda, sekaligus mencatat arus keluar masuk uang yang anda lakukan. Mesin yang satu ini juga dapat menjumlah pajak secara otomatis, sehingga banyak toko grosir dan department store yang menggunakan cash register sebagai mesin pencatatan mereka.

Cash register pertama kali ditemukan oleh James Ritty seorang pengusaha minuman whiskey, wine, dan cigar. Penggunaan cash register dalam usahanya dimaksudkan untuk mengurangi jumlah pencurian yang dilakukan oleh para karyawannya.

Pada saat itu jumlah pencurian yang dilakukan karyawan memang terbilang cukup banyak khususnya untuk bisnis retail. Faktanya pencurian yang dilakukan oleh karyawan menjadi penyebab nomor 2 dari kebangkrutan dari sebuah usaha menurut data yang dihimpun oleh National Retail Federation.

Cash register telah mengalami banyak perkembangan sejak pertama kali ditemukan. Kini cash register telah berkembang menjadi elektronik cash register yang dapat anda lihat di banyak toko atau restoran modern. meskipun mesin cash register trandisional telah digunakan sebagai transaksi cash, tetapi produk terbarunya yaitu elektronik cash register dirasa lebih baik untuk digunakan dalam sistem pencatatan transaksi keuangan.

Meskipun sangat bermanfaat, tetapi di jaman yang serba teknologi ini cash register telah tergusur oleh sistem pembayaran yang lebih maju lagi. salah satunya yaitu sistem POS.

Apa itu sistem Point of Sale (POS)?

Secara umum point of sale (POS) atau aplikasi kasir dapat diartikan sebagai tempat check out counter di mana sebuah barang dibeli. Point of Sale (POS) dapat juga diartikan sebagai mekanisme di mana penjual dan pembeli dapat mencatat pembelian yang dilakukan.

Pada dasarnya POS memiliki fungsi yang sama dengan cash register tradisional yang telah digunakan banyak orang jaman dahulu. Perbedaan hanya terletak pada sisi detailnya di mana anda akan mendapatkan laporan secara rinci mengenai seluruh trnasaksi yang terjadi. Sistem point of sale (POS) memiliki biasanya memiliki sistem touchscreen yang dapat digunakan untuk mengadministrasian pembelian.

Sistem POS biasanya terdiri atas beberapa komponen, antara lain: perangkat touchscreen, card scanner, pembaca chip, barcode scanner, komputer, dan server (biasanya langsung dari cloud).

Sistem POS telah diperkenalkan pada tahun 1970, di mana sistem cash register telah perlahan-lahan diganti dengan sistem POS yang terkomputerisasi untuk mendapatkan keuntungan tambahan seperti pemrosesan kartu kredit dan manajemen persediaan dasar. Setelah diluncurkan, sistem POS telah mencapai popularitas dan menjadi alat paling terkenal untuk digunakan pada toko retail di tahun 80 dan 90an.

Berdasarkan Transparency Market Research, point of sale industri mampu mendapatkan penghasilan hingga $36,86 pada tahun 2013 di mana 34% nya didapatkan dari bisnis retail. Selang waktu berjalan, sistem POS telah berkembang menjadi lebih canggih lagi. pada saat ini, POS terminal telah terintegrasi dengan banyak perangkat bisnis retail lainnya seperti manajemen persediaan, akuntansi, dan software management warehouse.

POS sistem sangat cocok digunakan untuk penjual multi chanel, di mana ia dapat melacak dan mensinkronkan data melalui berbagai toko yang berbeda lokasi, peralatan rumah tangga, dan masih banyak lagi. POS sistem juga menyediakan data yang dipusatkan untuk memungkinkan pengusaha untuk menjadi nomor satu dibandingkan dengan pesaingnya di satu jenis retail yang sama.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Boston Retail Partener pada tahun 2015, terdapat kenaikan sebesar 663% untuk bisnis retail di platform yang sama di tahun 2019.

POS sistem juga memiliki banyak fitur atau komponen untuk bisnis retail anda termasuk: program loyalty pelanggan, kartu hadiah, marketing, data untuk proses pembuatan keputusan, personalisasi, automation, dan akses cloud yang dapat dilakukan dari perangakat smartphone pemilik.

Cash Register VS POS Sisterm, Apa Bedanya?

Perbedaan Cash Register POS Sistem
Harga Lebih murah dibandingkan sistem POS hingga mencapai $100-800 Membutuhkan biaya tambahan hingga $1.200, ditambah dengan biaya $1.000/tahun. uang yang anda keluarkan sesuai dengan fitur yang akan anda dapatkan
Kemudahan Dalam Digunakan Sangat mudah untuk digunakan, sehingga para karyawan tidak memiliki kesulitan yang berarti pada saat training. Hal ini disebabkan cash register hanya memiliki fungsi dasar yang begitu simpel Sistem POS modern sangat user friendly dan intuitive seperti kebanyakan aplikasi mobile lainnya. sistem ini sangat cocok bagi anda yang ingin mendapatkan dukungan dari berbagai vendor yang menyediakan email, nomor hp, dan pelayanan kepada pelanggan secara online
Pelaporan Cash register hanya memiliki sistem pelaporan dasar yang begitu sederhana Memiliki pilihan pelaporan yang beragam seperti meningkatkan akurasi karena didukung dengan analisis bisnis retail, persediaan, dan kebutuhan pelanggan
Keuntungan Memiliki keuntungan yang jangka panjang dan realistis Karena memiliki banyak fitur dan fungsi, sistem POS mampu menyehatkan dan mengembangkan bisnis anda
Kekurangan Sudah jarang digunakan karena lebih terkesan kuno, tradisional, dan memiliki fungsi yang terbatas membutuhkan banyak usaha karena software perlu diupdate secara berkala

Bagaimana Cara Memilih Cash Register atau POS Sistem?

Memilih antara cash register atau POS Sistem merupakan sebuah keputusan yang sangat besar dalam bisnis yang anda bangun. Jawaban sepenuhnya terletak pada kebutuhan dari bisnis yang anda kembangkan. Terdapat beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan untuk anda sebelum memutuskan untuk menggunakan sistem yang mana, antara lain:
  • Apa permasalahan terbesar yang harus anda taklukan saat ini?
  • Tipe pembayaran seperti apa yang cocok untuk digunakan dalam bisnis anda?
  • Apakah data mengenai pajak dibutuhkan? Apakah data pajak yang sama atau berbeda?
  • Seberapa ramai toko anda?
  • Apa hal yang disuka atau tidak suka dari sistem yang anda gunakan?
Demikian ulasan lengkap mengenai perbandingan cash register dan POS Sisterm. Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih.

Search This Blog

Cash Register vs POS System: Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis Retail Anda?

Meskipun dalam skala menengah, tetapi bisnis retail memiliki jumlah transaksi yang tak sedikit dalam setiap harinya, bahkan dapat mencapa...